06 September 2011

Supporter Nakal

06 September 2011


Pertandingan Kualifikasi pra-piala dunia 2014, Indonesia vs Bahrain, dan Indonesia menjadi Tuan Rumah nya pada saat itu. Awalnya pertandingan berlangsung ya lumayan khyusyuk lah ya, hmm tapi sebenernya lo sadar ga sih sama apa yang gue omongin barusan KHYUSYUK coooy-_- bayangin pertandingan bola secara khyusyuk?




Beberapa pengantre membayar tiket yang dibelinya. Liat sendiri kan antrian nya ramai. Udah ramai, antriannya pun dipenuhi dengan orang orang yang pada mau beli tiket. Tuh liat kan yang pake jaket pink adek adek? Kabarnya, Dia aja sampe bolos TK, cuma buat nonton secara live di GBK. Bener bener cinta sejati banget sama Timnas Indonesia :''')



Ini juga para rakyat, penduduk, warga Indonesia yang 'mampu' dan 'niat' untuk beli tiket ngantri panjang lebar, untuk ngeliat secara langsung Timnas Indonesia main melawan Bahrain! WOW........sesuatu banget yah.



















Masih inget gak kejadian LASER?

Yang pas Indonesia vs Malaysia (kayaknya-_-)
Mungkin belajar dari pengalaman yah alhamdulillah yah, Kepolisian Daerah Metro Jaya melarang penonton membawa laser dan benda berbahaya lainnya selama pertandingan Indonesia melawan Bahrain. Polisi mengancam akan mengeluarkan penonton jika membandel. Selain itu, polisi juga melarang penonton membawa barang berbahaya seperti senjata tajam, senjata api dan bahan peledak. Bila kedapatan membawa barang-barang membahayakan tersebut, polisi akan menindak penonton sesuai hukum yang berlaku. YEAH! Tindakan yang lumayan ada kemajuan lah dari polisi polisi itu (Y)


Menurut Pantauan Prof.Ester -_-" 

Menjelang Kick off : Menjelang kickoff Indonesia vs Bahrain, Stadion Gelora Bung Karno sudah mulai "merah" dibanjiri puluhan ribu suporter tuan rumah, bahkan dari dua jam sebelum kick-off yang dilakukan pada pukul 19.00 WIB. Senayan sudah ramai oleh fans sepakbola, tua muda, laki-laki perempuan, kaya miskin, jelek cakep, tepos montok dan bahenol dengan segala pernak-pernik atribut 'merah-putih' pun sudah kumpul dan memenuhi Senayan, orang orang yang datang tak hanya dari Jakarta, dari luar Jakarta pun ada (y)


Nah........pertandingan pun dimulai. Sorak-sorai penonton mulai membara. Mereka pun mulai gerah dan panas, karena di depan belakang kanan kiri atas bawah mereka itu oraaaaannngg semua isi nya-_- huhfd. Coba lo bayangin.....
Awalnya ya seperti tadi yang gue bilang, pertandingan dimulai dengan khyusyuk yah alhamdulillah. Tapi tapi lama kelamaan, gue ngerasa ini kenapa ya? Tumben banget pada hari ini juga, supporter yang dateng ke GBK tuh sebegian besar 'bisu'. Kenapa? Coba deh coba lo bandingin sama pertandingan sebelumnya, ramean mana? Pasti ramean sebelumnya lah entah kenapa di pertandingan ini gue ngerasa supporternya krikbanget dan kurang kompak! Asal kalian tau ya, ciri khas supporter kita yang ribut-ramai-rusuh ini jadi salah satu trik untuk menjatuhkan mental lawan. Tapi inget, jangan kelewat batas gan! Jangan mentang-mentang kita tuan rumah jadi kita bisa seenaknya aja oo tidak bisaaa  :-) be sportif!

Saking terlalu khyusyuk nya bermain bola, akhirnya kita (Timnas) pun kebobolan 1 goal! Markus Horizon yang menjadi kiper pastinya merasa bersalah. Ya wajar, seharusnya kita bisa mengejar skor yang tertinggal itu. Goal dari Bahrain di babak pertama, pada saat mau memasuki injury time dicetak oleh Sayed Dhiya Saeed Ebrahim


Petasan!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

Pertandingan Indonesia versus Bahrain terhenti pada menit ke-75. 


KENAPAAAAAAAAA??? KOK BISAAAAA??? APAAAHHH?? Lihat dia, dia ini tadinya tetangga gue, nama panjangnya Schweindjzeighnezer Sukoco. Tapi dia gak mau di panggil 'Sukoco' karena katanya kurang oke, jadi si Tuan Schweindjzeighnezer ini  amat sangat shock mendengar bahwa 'Pertandingan Indonesia vs Bahrain terhentikan pada menit ke-75'  

Wooow....... Siapa yang gak shock sih? Setidaknya dia kepengen tau apa penyebabnya?




Ini dia penyebabnya....... *ehem

Meletusnya petasan di tengah pertandingan membuat wasit Lee Min Hu menghentikan pertandingan!!!! 
(Sadar kah anda dengan nama wasitnya, familiar bukan?)

Alasan si Lee Min Hu menghentikan pertandingan ini sangatlah jelas. Menurut si Wasit, tindakan penonton yang menyalakan petasan dan kembang api bisa mengganggu jalannya pertandingan.
Si wasit menghentikan pertandingan, wasit bernegosiasi dengan perwakilan kedua tim dan pengawas pertandingan. Setelah beberapa menit, wasit meminta para pemain kembali ke ruang ganti.


Kabarnya....(sebenarnya) pertandingan akan ditunda selama 15 menit hingga ada jaminan petasan tidak meletus lagi. Announcer di dalam GBK mengumumkan bahwa pertandingan akan dilanjutkan. Akan tetapi, kalau ada petasan yangmeletus lagi, pertandingan akan benar-benar disetop.


See? Penonton Indonesia memang terbukti SUKA melanggar aturan dan membuat kericuhan.

Ya alhamdulillah yah, pertandingan dilanjutkan kembali walaupun hanya sisa belasan menit. Ngejar 2 goal dalam waktu belasan menit tuh SUSAH, coy! Ya pada akhirnya Timnas Indonesia pun kalas :''') tak apaaaa kok ({})



Bukan hanya harus berpengalaman, tetapi juga harus belajar dari kesalahan

No comments:

Post a Comment