01 December 2011

Cinta yang berkurang

Harus anda ketahui sebelumnya tentang saya ini... Mungkin bagi beberapa yg sudah mengenal saya, kalian akan berpikir bahwa hidup saya selalu ceria senang dan hampir tidak ada masalah. Itu semua SALAH!! Dipagi hari begini saya posting sebenarnya saya gak tau lagi harus cerita ke siapa. Hampir banyak sekali yg tau tentang permasalahan saya ini. Sekali lagi saya tekankan bahwa itu salah. Cara itu saya lakukan agar supaya saya bisa melupakan tiap beban pikiran & masalah yang ada.

Beberapa minggu belakangan ini...saya dipertemukan dengan suatu masalah yg sangat memutar otak saya dan memainkan perasaan saya. Ya apalagi kalo bukan masalah "lope lopean". Disini ada seorang lelaki yg nampaknya dari awal setia untuk menunggu saya...saya tau persis itu, tetapi saya hanya ingin melihat perubahan baik dalam dirinya dulu. Hari demi hari kita terus berkomunikasi. Tak lama beberapa minggu belakangan ini...saya melihat dan merasa ada banyak sekali perubahan yang semakin memburuk dalam dirinyaa. Saya mau marah tapi saya ingat..siapa saya? Pacar?Bukan. Yasudah lah saya hanya bisa menasehatinya saja. Kemudian...saya merasa "nampaknya dia tidak lagi setia menungguku" tetapi dalam hati saya terus berkata.. "akh. tidak mungkin dia tidak menunggu ku lagi, semua yg dia katakan bahwa aku bakal nunggu kamu sampai kapanpun" Itu!!Adalah alasan saya mengapa tetap percaya kalau dia masih menunggu saya. Terkesan berlebihan mungkin.

Suatu malam, dia pun galau. Dia berkata bahwa saya telah menarik-ulur hatinya... Astaga. Jujur, itu bukan saya banget. Akhirnya saya mengintrospeksi diri dan berjanji dalam diri saya, walaupun dia telah menunggu untuk saya...jgn sampai ada perkataan atau perbuatan yang membuat dia merasa seperti di tarik-ulur oleh saya. Kemudian pada saat itu saya kembali yakin bahwa dia masih menunggu saya. Saya sering sekali menasehatinya untuk selalu terbuka, dan jangan berbicara tentang sesuatu hal yang membuat saya down. Tetapi tetap saja itu semua dilakukannya.

Tetapi esok paginya...saya dan dia hanya berbincang tentang hubungan kita ke depan. Tetapi, entah kenapa dia nampaknya langsung to the point dan dia bilang... "Maaf ya, kita gak bisa kayak dulu lagi" saya bingung. Dan sedikit marah (bukan karena kita tidak bisa seperti dulu lagi) Tetapi karena...coba anda baca dan pahami. Saya mencoba sebaik mungkin untuk tidak melakukan hal hal yg membuat dia merasa di tarik-ulur oleh saya..tetapi dia dengan begitu mudahnya menyerah dengan bermiliar kata gombal dan janji palsu. Itu sama saja dia mempermainkan saya juga, bukan? Disini...saya kecewa. Tetapi saya tetap sabar.

Saya hanya bisa sabar. Saya terus menunggu perubahan dari dirinya...setidaknya satu saja. Tapi entah kenapa dia semakin menjadi buruk. JUJUR SAYA SEDIH DAN MERASA GAGAL DALAM MERUBAH DIRINYA. Kemudian...dia memberi alasan bahwa "dia tidak bisa karena dia tidak ingin menyakiti diri saya lebih lagi" Wow! Sungguh alasan yg sangat mulia. Jika dipikir dengan logika, alasan itu adalah alasan bodoh. Kenapa? Karena saya telah memberikan waktu untuk dia bisa berubah...dan dia pun tau sendiri apa hadiahnya jika dia sudah berubah menjadi lebih baik. Ya! Semua akan kembali seperti dulu. Disini..saya melihat ada sesuatu kebohongan. Asalkan anda tau, saya bisa melihat apakah orang itu bohong atau tidak. Dari mata nya, dari craa bicaranya, bahkan dari detak jantungnya. Untunglah Tuhan memberikan talenta ini kepada saya.


Kemudian..mendengar hal itu saya kembali yakin bahwa dia tidak lagi menunggu saya. Saya pun tau bahwa alasannya itu bohong, dan saya pun tau apa alasannya sebenarnya. Ya apa lagi kalau bukan orang ketiga. Bukan maksud untuk menjelek-jelekan nama baik dia, tetapi hanya ingin meluapkan tiap perasaan yang ada. Banyak sekali kejadian tentang orang ketiga, yang saya dan dia alami. Klimaks nya adalah yang terakhir ini. Sewaktu saya dan dia di McD, saya ingin melihat hp nya dan ternyata tidak boleh sama dia. Entah ada apa. Akhirnya kita pun pulang, dan dalam perjalanan saya melihat lihat hp nya. Anda tau rasanya seperti apa???? Seperti di khianati oleh orang yang sangat amat anda sayangi. Bayangkan! :----( Walaupun dia bilang itu hanya teman..dan sekali lagi saya percaya tetapi saya tau itu memang temannya, dan dia akan mengincar si Cewek. Bahkan sayapun melihat isi sms dari dia dan teman cowoknya.. Intinya adalah "Cari aja yang baru tinggalin yg lama" lalu si dia bilang "Ah nanti aja gue masih terikat kontrak sama cewe gue" Wah!! Gak nyangka saya bener bener gak nyangka dia tega loh sama saya. Kemudian saya juga gak suka disini...saya pernah ngasihtau ke dia "Tentang hal ini jangan sampe ada yang tau ya please banget..ibu,bapak,kaka jgn sampe tau" dia pun setuju dan berjanji tidak akan memberitau siapapun. DAN TERNYATAAAA!!! Saya melihat smsannya dia dengan temannya bahwa dengan asoy nya dia menceritakan hal privasi itu ke temannya, sambil menghina hina saya dan menjelek-jelekkan saya. Sungguh ingin mati rasanya diperlakukan seperti binatang olehnya seharian penuh.


Saya adalah orang yang tergolong malas untuk membahasnya lagi. Itu sebabnya mengapa saya mengakhiri semuanya. Karena menurut saya itu sudah keterlaluan dan benar benar kelewat batas. Sudah cukup sabar saya selama ini...setiap kesalahan dia selalu saya coba untuk maafkan walaupun akhirnya diulangi kembali, tetap saya maafkan. Tapi untuk kali ini...saya benar benar tidak mau ambil resiko yang lebih pahit. Mungkin dengan cara ini...dia akan berubah menjadi lebih baik. Who knows? :/ Saya harap sih begitu.


Cinta sejati memang butuh pengorbanan. Jika dia sudah tidak mengharapkan saya lagi, tetapi mengharapkan cinta dari orang lain...saya harus melepaskannya.

Karena cinta sejati butuh pengorbanan, ini adalah pengorbanan saya.
Saya rela disakiti demi terus bersama dia.
Saya rela memaafkan kesalahannya demi dia terus menyayangi saya.
Saya rela memaafkannya lagi hanya karna kesalahan yang sama, demi mengajarkan dia tentang kasih sayang & demi dia menjadi yg terbaik.
Saya rela di tarik-ulur, demi dia memilih mana yang seharusnya dipilih.
Saya rela dia tidak kembali kepada saya, demi dia bahagia bersama orang yang sekarang disayangi nya.
Saya rela dia mengingkari janji, demi dia tau betapa setianya saya menunggu janji itu ditepati.
Saya rela, menunggu dia kembali pada saya walaupun itu tidak mungkin, demi dia tau seberapa rasa cinta saya kepada dia.


"Sometimes i'm moody like Squidwards"
"Sometimes i'm selfish like Mr.Krabs"
"Sometimes i'm dumb like Patrick"
"But..remember it. I always be here for you like Spongebob"

~

"Terimakasih untuk setiap kebohongan yang ada"
"Terimakasih untuk ketidaksetiaan anda"
"Terimakasih untuk ke-munafikan anda"
"Terimakasih untuk setiap perlakuan anda kepada saya"
"Terimakasih untuk tiap bekas luka dihati yg anda tinggalkan untuk saya"
"Terimakasih telah membuat saya kecewa dan sadar"
"Terimakasih untuk semuanya"
"Karena anda sebetulnya telah membentuk batin saya menjadi lebih kuat walaupun rapuh"

Dari : Saya
Untuk: My rooster

No comments:

Post a Comment